Muda dan berprestasi, ungkapan untuk 10 siswa Kesatuan Bangsa yang berhasil meraih 10 medali pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2022. Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Kesatuan Bangsa ini secara konsisten dapat mempertahankan prestasinya dalam kancah OSN 2022. Raihan ini diumumkan secara daring oleh Pusat Prestasi nasional (Puspresnas) dalam acara Penutupan dan Penganugerahan Olimpiade Sains Nasional Tahun 2022 yang telah diselenggarakan secara daring pada hari Jumat (07/10) kemarin.

Deera Army P, koordinator tim Olympus SMP dan SMA, menjelaskan bahwa dari 13 finalis yang lolos mengikuti OSN, 10 siswa berhasil meraih medali yang terdiri dari dua medali emas yang diperoleh dari bidang biologi dan kebumian, serta dua medali perak diperoleh dari bidang ekonomi dan kimia. Sementara enam medali perunggu diperoleh dari bidang fisika, geografi, informatika, dan matematika.

Berikut adalah rincian siswa-siswi peraih medali OSN Sekolah Kesatuan Bangsa.
Medali Emas
Ganang Fattahuddien Attar-Biologi
Reyhan Adhiguna Pamungkas-Kebumian
Medali Perak
Latif Anwar-Ekonomi
Kriestian Valerio Sugianto
Medali Perunggu
Revael Pramudya Yudisthira-fisika
Naraja Khaufandra-fisika
Felicia Grace Angelyn Ferdianto-Matematika
Dzaky Aulia Fadhil-Matematika
Ragil Faiz Kurniawan-Geografi
Danar Abiyoga Prakosa-Informatika

Irsyad Affandi, M.A., M.Pd., Ketua Yayasan Kesatuan Bangsa Mandiri, menambahkan Sekolah Kesatuan Bangsa sebagai salah satu sekolah Satuan Pendidikan Kerja sama (SPK), yang mendapatkan medali terbanyak dalam OSN 2022 ini tentu sangat membanggakan. Hal ini menunjukkan bahwa Sekolah Kesatuan Bangsa senantiasa dapat bersaing dalam kancah nasional maupun internasional.

Berdasarkan pengumuman dari Puspresnas total peserta dalam OSN ini adalah 900 siswa yang telah diseleksi dari tahap OSN-K dan OSN-P sebelumnya. Perjuangan siswa-siswi dalam OSN tidak lepas dari usaha, doa, ketekunan siswa dalam mempersiapkan diri pada ajang tersebut, dan tentunya motivasi dan dukungan penuh dari orang tua serta guru-guru dalam mendampingi proses dari awal hingga akhir sehingga membuahkan hasil yang baik. Prestasi tersebut telah membanggakan dan mengharumkan orang tua, sekolah, dan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dengan mengusung tema “Sains Pulihkan Negeri” diharapkan dari prestasi ini dapat membantu siswa-siswi lain termotivasi dan lebih semangat dalam meningkatkan potensi diri dari segi akademik, dan non akademik untuk menjadi siswa yang inspire-explore-achieve bagi nusa dan bangsa.

Scan the code