Kesatuan Bangsa School

Kunjungan Komisi D DPRD DI Yogyakarta di Kesatuan Bangsa

Sekolah Kesatuan Bangsa mendapat kunjungan dari para anggota DPRD DIY Komisi D yang membawahi bidang Kesejahteraan Masyarakat pada Senin, 7 Juli 2025. Kunjungan ini terutama dilakukan dalam rangka meninjau dan mempelajari Sistem Penerimaan Siswa Baru yang diselenggarakan oleh Sekolah Kesatuan Bangsa. Dalam kunjungan ini rombongan berjumlah 15 orang yang terdiri dari beberapa anggota komisi dan didampingi pula oleh tim dari Dikpora Bantul.

Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY Anton Prabu Semendawai mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memantau kondisi sekolah unggulan yang ada di wilayah DIY. Menurutnya, Sekolah Kesatuan Bangsa memiliki sistem penyaringan siswa, pendidikan dan kurikulum pendidikan yang sangat baik. Bapak Anton menambahkan bahwa saat ini SPMB yang dilakukan di DIY menemui beberapa permasalahan. Dengan melihat Sekolah Kesatuan Bangsa sebagai sekolah unggulan dan berhasil melakukan seleksi anak potensial dari seluruh Indonesia bahkan dari luar negeri diharapkan didapatkan ide baru untuk semakin mensukseskan SPMB di masa datang. Beliau menyoroti adanya tambahan sesi wawancara dan pemetaan karakter siswa yang didampingi tim berlatar belakang psikolog yang dapat diaplikasikan bagi penyaringan siswa baru di lingkungan sekolah-sekolah negeri di Yogyakarta.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Kesatuan Bangsa Husen Abdillah menjelaskan sistem penerimaan di Kesatuan Bangsa melibatkan sejumlah tes akademik serta wawancara dengan calon peserta didik serta orang tua mereka. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan pendekatan pembelajaran terhadap masing-masing siswa.

Rombongan juga melanjutkan kunjungan dengan melihat sekilas fasilitas kelas dan tertarik melihat adanya papan interaktif sebagai pengganti papan tulis biasa di setiap kelas. Hal ini dijadikan catatan sebagai fasilitas yang akan sangat mendukung pembelajaran di sekolah.

id_IDIndonesian